Dulu, ku kira matamu angkuh
Ternyata ku salah,matamu teduh
Seteduh sinar rembulan yang bersinar penuh
Bertahun-tahun matamu diam
Dan aku tak mau berharap terlalu dalam
Namun, mimpiku berubah sekejap malam
Dalam diam matamu, kutemukan cahya temaram
Berpendar dalam malam nan kelam
Kini mata itu mengayomiku
Tak seperti bertahun lalu
Kini, mata teduhmu penahan haru
Menyandarkan lelahnya mata piluku
Lalui masa yang kian lalu bersama mata
teduhmu

0 komentar:
Posting Komentar