RSS

Rabu, 06 Maret 2013

Rembulan di matamu


Dulu, ku kira matamu angkuh
Ternyata ku salah,matamu teduh
Seteduh sinar rembulan yang bersinar penuh

Inikah yang buat aku luluh?

Bertahun-tahun matamu diam
Dan aku tak mau berharap terlalu dalam
Namun, mimpiku berubah sekejap malam
Dalam diam matamu, kutemukan cahya temaram
Berpendar dalam malam nan kelam

Kini mata itu mengayomiku
Tak seperti bertahun lalu
Kini, mata teduhmu penahan haru
Menyandarkan lelahnya mata piluku
Lalui masa yang kian lalu bersama mata teduhmu

0 komentar:

Posting Komentar