RSS

Jumat, 28 Agustus 2015

MEMORY 8 Part 2



“Ayolah Wa, dia butuh bantuanmu sekarang, aku mohon” jawab Hans

‘Dia? Dia siapa?’

-------

Dari ekspresi wajah Hans sepertinya ia serius, aku jadi tidak tega.

                “Kenapa kamu tidak menuruti aja permintaan dia Wa? Siapa tahu itu penting” ujar Anya ikut bersuara
                “Iya biasanya kamu selalu menolong orang yang minta bantuan kamu Wa” ujar Hani
                “Gak bakalan aku apa-apain kok” ujar Hans meyakinkan

Sepertinya dia melihat wajahku yang khawatir

“Hmmm baiklah, tapi jangan lama-lama”

Hans hanya tersenyum dan menyuruhku untuk mengikutinya.

                “Hati-hati Sohwa” teriak Hani dan Anya, Aku hanya tersenyum sambil mengacungkan jempol
Setelah berjalan beberapa meter dari sekolah, Hans berhenti didepan sebuah sepeda motor yang sepertinya miliknya.
Read Comments

Senin, 03 Agustus 2015

MEMORY 8


Kringgggg~~
Akhirnya bel pulang berbunyi, memaksa menghentikan ceramah guru  yang hampir dua jam berkoar-koar di depan kelas dan hanya membahas materi yang sangat membosankan. 

Padahal sebagian siswa di kelas, atau mungkin semuanya tidak memperhatikan pelajaran. Seperti Danu si tukang makan yang tertidur pulas dengan buku sebagai alasnya, bagaimana yang lainnya? hampir semuanya mengikuti jejak Danu.
Read Comments